Mimpi Itu Ada
Nama aku Sandra,aku duduk di kelas 2 di salah satu SMP favorite di kota
Surabaya Jawa Timur.Sejak masuk SMP aku tak mempunyai banyak teman.Aku serasa
hidup di duniaku sendiri,ayah dan ibuku juga sibuk kerja,jadi jarang di
rumah,terkadang aku rindu masa kecilku,masa kecil yang penuh dengan
kebahagiaan.Ya , semasa SD ku dulu aku adalah salah satu murid favorit di
kelas,aku mempunyai banyak teman,bahkan sahabat,tapi sekarang mereka
hilang,mereka mencari masa depannya sendiri sendiri.Kalau dulu aku boleh
milih,aku akan milih sekolah di SMP yang sama seperti teman temanku,tapi orang
tua ku memaksaku,di sekolah yang sama sekali tak ku ingin kan.
Aku memiliki seorang idola,bagi aku dia keren banget,suara nya
keren,apalagi senyum nya … , Josua Pangaribuan , ya Josua,dia adalah salah satu
finalis di acara pencarian bakat Indonesia,aku ingin banget bisa ketemu
dia.Tapi,banyak temenku di kelas yang tak menyukai dia,aku nggak tau kenapa
mereka benci banget sama Josua,tapi aku tak memikirkannya,aku akan tetap jadi
Josuaddicted yang selalu memberi support
kepada Josua.
Hari itu,ketika nggak ada pelajaran alias (Jamkos),aku mengahadap laptop
ku yang selama dua tahun ini menemaniku,tiba-tiba salah seorang teman ku
menghampiriku,dan langsung mengatakan beberapa kalimat dengan nada keras “HEI
DISINI RUPANYA ADA ORANG YANG KURANG KERJAAN,YANG TELAH MENGAGUMI COWOK JADI
JADIAN ITU !” , apa ??!! mereka bilang Josua Cowok jadi jadian ??,ingin sekali
aku membalas perkataan mereka,tapi apa daya aku hanyalah sendiri dan satu
satunya yg suka sama Josua,ya mereka
selalu menindasku,dan bahkan mereka nggak pernah menganggap ku ada,setiap ada
pekerjaan kelompok,aku lah satu satunya siswa yang sangat susah untuk
mendapatkan kelompok.
Pulang sekolah ingin sekali aku menceritakan semua kejadian ini sama
ibu,tapi masalahnya, ibu nggak pernah ada untuk aku.Seperti biasa aku langsung
mengambil sebuah buku dan pulpen.Selama ini aku hanya meluapkan isi hati ku
dengan buku Diary ini,setelah aku menceritakan semuanya kepada buku Diary
ku,aku langsung membuka laptop dan sign in ke akun Twitterku,serta aku langsung
me posting pengalaman ku hari ini
“Apapun yang mereka katakan tentang kamu,aku tidak akan memperdulikannya
@josuapangrib” , aku sangat berharap akan ada suatu respon darinya.
Pagi ini,waktunya aku sekolah,rasanya kaki ini berat banget buat
melangkah pergi ke sekolah,harusnya aku bisa berpamitan kepada ayah ibuku,tapi
mereka sudah berangkat,seperti biasa tanpa ada senyuman mereka untukku,rasa nya
aku hanyalah orang asing disini,aku langsung menuju bangkuku yang berada di
pojok paling belakang,lagi lagi tanpa ada teman sebangku,karena setiap ada
orang yang mendekatiku pasti dia akan di musuhi sama Rena dan geng gengnya.Aku
kembali membuka laptopku dan berharap sebuah keajaiban menghampiriku,ya apalagi
kalo bukan Josua merespon postinganku kemaren,tapi itu semua hanyalah mimpi
aku,seperti biasa tak ada respon dari Jo.Sebuah interaksi muncul di
twitter,ternyata ada seorang yang sama sama mengidolakan Jo nge follow
aku,tanpa pikir panjang aku aku langsung ngefollback dia,yah seperti biasa kita
saling intro (alias memperkenalkan diri),ternyata dia bernama nabila dari
daerah Banyuwangi Jawa Timur juga,aku seneng banget karena dapet temen
baru,yang sama-sama dari jawa serta sama-sama memiliki umur yang sama,aku pun
senyum senyum sendiri sambil membalas mention nabila,yang berhasil ngebuat aku
ketawa,dia emang lucu banget.Tapi mungkin temen aku benci banget ngeliat aku
seneng,Rena tiba-tiba aja mencabut modem ku tanpa men-disconnectnya terlebih dahulu,kali ini aku bener bener marah.”Hei
Ren apasih maksud kamu,apa hak kamu dengan se enaknya mencabut modem aku
???!!”,kata ku dengan nada suara yang lumayan keras,Rena pun membalas
perkataanku dengan nada suara yang tak kalah keras pula “Eh lo udah berani ya
ngelawan gue,lo pikir lo itu siapa ?? haahh ??!! , lo itu sadar,lo itu hanya
anak nggak penting yang hanya mengidolakan seorang,ehh sebenernya nggak pantes
sama sekali disebut orang!!, lo tau,orang yang lo idolain itu,nggak ada bagus
bagusnya !!,maen piano aja lipsing !,apa itu yang selama ini lo banggain
??!!,sadar dong lo !” , “ehh Ren,aku nggak pernah tau kenapa kamu dan semua
temen sekelas,begitu membenci Jo,apa salah dia coba,mungkin kamu bilang Jo
nggak ada bagus nya,tapi sekarang aku tanya,bisa nggak kamu ngelakuin apa yang
di lakuin Jo ??!!! hahh ??!! bisa nggak”,tiba-tiba Farel ingin memotong
pembicaraan ku,tapi aku berusaha menghentikan pembicaraanku kepada Rena “ehh
kamu diem dulu Rel,kalian tau nggak sih apa yang aku rasain sekarang ?? haahh
??!!,kalian tau nggak,selama 2 tahun
kalian sama sekali nggak pernah ngehargain aku !!,kalian pikir enak apa selama
2 tahun hidup sendirian ??!!!”,aku pun langsung lari menuju kamar mandi.Hari
itu mereka semua diem aja sama aku,untung banget buat aku hari ini.
Di rumah,aku kaget banget,karena
ibu aku ada dirumah,akupun langsung menyapanya dengan wajah ceria, “Hai
bu,tumben udah ada dirumah,emang nggak kerja ??” , “sayang,ibu mau pergi keluar
kota selama mungkin 2 minggu,kamu baik baik di rumah sama bibi,jangan nakal
ya”,kata ibu seraya mengecup keningku.Aku pun langsung menuju kamar ku,aku
nangis sendirian di kamar “Kenapa sih nggak ada orang yang sayang sama aku
?,apa salah aku ? temen aja nggak punya,orang tua aku juga nggak pernah sayang
sama aku”.Aku langsung saja membuka laptop ku dan langsung sign in ke
twitter,dan ternyata ada sederetan mention dari nabila.
“@Sandra_ kamu kemana sih kok nggak
nongol ? :’(“
“@Sandra_ kamu lagi maen petak
umpet ya ?? :p “
Aku pun
langsung tersenyum ngeliat sederetan mention dari nabila,tanpa pikir panjang
aku langsung membalasnya satu persatu.
“Saya dataaaaanggg :D RT @Nabila_bila @Sandra_ kamu kemana sih kok
nggak nongol ? :’( “
“Iya
nihh lagi maen petak umpet,mau ikutan ?? haha :D RT @Nabila_bila @Sandra_ kamu
lagi maen petak umpet ya ?? :p”.Mention demi mention saling kita
kirimkan,kita pun juga saling curhat,kita juga sering sms an,aku seneng sejak
ada nabila,aku udah nggak ngerasa sendiri lagi,ya walaupun kita hanya kenal di
twitter.Kita temenan kira kira udah hampir 2 bulan,lalau akhirnya kita
memutuskan untuk sahabatan,aku udah cukup mengenal nabila,begitupun sebaliknya.
1 bulan lagi aku ulang
tahun,entah masih ingatkah ayah dan Ibu tentang ulang tahunku kali ini,karena
di ulang tahun ku tahun lalu,tak ada kado istimewa yang mereka berikan kepada
ku,hanya sebuah ucapan,itu juga hanya lewat telepon,rasanya dulu pengen banget
aku pergi dari rumah,tapi aku masih mempunyai sebuah mimpi,yang kini mimpi itu
berubah menjadi dua mimpi,yang pertama apalagi kalau bukan bisa ketemu sama
Josua dan yang kedua aku berharap bisa ketemu sama nabila.Terkadang aku iri
sama Rena,yang ulang tahunnya beberapa bulan lalu,di rayakan oleh temen
sekelas,mereka memberikan sebuah kejutan kecil bagi Rena,andai aku ada di
posisi Rena seharii saja waktu itu,aku pasti akan seneng banget.Aku kembali
menuliskan sebuah Diary :
Dear Diary
Satu bulan lagi aku ulang tahun,aku ingiin
banget ayah dan ibu pulang,walaupun hanya sekedar memberikan ucapan selamat
ulang tahun padaku pada tepat jam 12 malam,tapi rasanya itu semua nggak
mungkin,
Aku juga ingin di beri sebuah kejutan kecil
oleh temen sekelasku,tapi hal itu adalah hal termahal yang harus aku beli entah
dengan harga berapa.
Ayah , ibu , aku kangen kalian,aku kangen
kasih sayang kalian yang dulu …
Hari
ulang tahunku tinggal 2 hari lagi,nggak ada sama sekali tanda tanda kedatangan
ayah dan ibu,aku hanya merenung didepan laptop aku dengan menuliskan sebuah
tweet,
“H-2 , semoga mimpi itu ada,dan semoga keajaiban menghampiriku”
“H-2 , semoga mimpi itu ada,dan semoga keajaiban menghampiriku”
Akupun tertidur
pulas disamping laptop dan buku Diaryku,tak terasa hari sudah mulai gelap,aku
nggak tau siapa yang membereskan laptop,dan … heii buku diary ku,aku mulai
mencari cari buku itu,karena didalam buku itu semua kepahitan yang aku rasakan
selama aku mengidolakan Josua.Aku melihat ayah masuk ke kamarku,dan hanya
memberikan senyuman itu lagi padaku,ketika ayah ingin meninggalkan ku lagi,aku
coba meraih tangannya. “Ayah,jangan tinggalin Sandra,Sandra butuh ayah,Ayah
berapa uang yang harus Sandra bayar untuk membeli kasih sayang ayah lagi
?Berapa yah,Sandra akan mencari uang tersebut,tapi sekarang Sandra hanya
mempunyai uang ini untuk diberikan sama ayah”,ayah langsung memeluk ku,air
mataku tak henti hentinya mengalir melewati pipi ku,entah sudah berapa liter air
mata yang aku keluarkan selama 2 tahun ini.
Hari ini tepat hari ulang
tahunku yang ke 16,aku berangkat sekolah seperti biasa,ketika di jalan aku
mendapat sebuah telefon,dan ternyata itu dari nabila.
“Hallo sayaaang Happy Birthday
ya,aku do’a in semoga panjang umur,jadi anak yang baik,dan tetep jadi sahabat
aku,maaf tadi rencananya aku mau ngucapin ini di ulang tahun kamu ini pada jam
12 tapi seperti biasa aku ketiduran hahahaha …” , aku menangis,aku nggak
nyangka kalau sahabat yang aku kenal di twitter itulah yang pertama kali
mengucapkan ulang tahun kepada ku. “Hallo san,kamu masih disana ??” , “i..iya
aku masih disini,makasih ya,makasih banget” , “okelah aku mau berangkat sekolah
dulu dadaaaaa”
Dalam perjalanan,aku
berfikir,apa aku harus berhenti mengidolakan Josua,agar aku di anggap sama
temen temen ku ?,apa aku harus menjadi haters Josua,agar aku di hargain temen
temen ??.Sampai di sekolah mereka kembali membuat sakit hatiku,mereka kembali
menjelek jelekkan Jo di depan ku,dan juga mereka mengacak ngacak rambutku,kali
ini aku benar benar marah tapi aku berusaha berbicara.
“Tolong,apa salahku ? apa salah
Josua pada kalian,sehingga kalian begitu membenci dia ?.Kalian tau nggak hari
ini hari ulang tahun aku,aku juga ingin mendapat ucapan selamat ulang tahun
dari kalian,seperti yang kalian lakukan pada Rena,aku juga ingin di hargain
sama kalian,seperti kalian ngehargain Rena,aku juga manusia yang masih
membutuhkan kasih sayang kalian,sekarang aku rela membayar berapapun agar
kalian berhenti membentakku,berhenti menjelek jelek kan josua,berhenti membenci
josua,ku mohon sama kalian,apa aku harus menjadi haters jo demi membuat kalian
memberhentikan semua perlakuan kalian padaku ?,aku tau aku nggak secantik
Rena,tapi aku juga ingin sehari saja kalian perlakukan aku seperti
Rena”,Deretan kalimat itu berhasih membuat temen sekelas ku diam seribu
bahasa.Akupun memutuskan untuk izin kepada piket untuk pulang kerumah.
Jo apakah ini penderitaan
menjadi fans kamu ? kamu peka nggak sih jo,ada salah satu dari ribuan fans kamu
yang rela di bully selama 2 tahun hanya karena mengidolakan mu.
Sampai dirumah,aku melihat ayah
dan ibu berada di ruang keluarga yang sedang menonton televisi, “loh sayang
kenapa sudah pulang ?”, “Ayah, Ibu boleh Sandra bicara ?” , “ya tentu boleh
dong sayang,mau bicara apa ?” kata ayah lembut. “Ayah,Ibu kalian sadar nggak
sih kalau selama ini Sandra sendiri,Sandra nggak punya temen,Sandra butuh
kalian,tapi kenapa Sandra sama sekali nggak pernah mendapatkan apa yang
seharusnya Sandra dapatkan,apa salah Sandra ?,apa ibu menyesal karena sudah
ngelahirin Sandra,sehingga ibu sama sekali nggak sayang sama Sandra ?Ayah, Ibu
selama ini kalian nggak pernah tau kan kalau selama ini di sekolah,Sandra di
bully sama temen temen,kalian enggak akan pernah bisa merasakan betapa sedihnya
aku,waktu aku benar benar membutuhkan kalian,tapi ayah dan ibu nggak pernah ada
buat Sandra,Kalian juga nggak tau kan kalau hari ini Sandra ulang tahun ?kalian
sama sekali nggak mengucapkan selamat ulang tahun pada Sandra”,Ibu terlihat mau
berbicara,tapi tanpa sempat ibu berbicara,aku sudah meninggal kan ayah dan
ibu,serta aku langsung masuk kamar,dan menguncinya rapat rapat,kali ini aku
hanya butuh ketenangan,tanpa ada gangguan sedikitpun.
Terdengar suara ibu mengetuk
pintu kamar dan mengajak ku untuk makan malam,tapi aku berusaha tak
mendengarkannya,ayah juga berusaha memanggilku tapi kali ini aku berusaha
memejamkan mataku,dan berharap semua ini adalah mimpi,tapi aku mendengar sebuah
suara yang tak asing bagiku,satu nama yang ada dalam pikiran ku,ya Josua tapi
mana mungkin ada Josua disini ? suara itu kembali terdengar “Sandra keluar dong,makan yuk entar sakit”,aku
berusaha menghapus air mataku dan coba membuka pintu kamar ku,dan benar saja
ada Josua dan temen satu kelas ku,aku tak mempercayai semua ini,mungkin benar
ini semua adalah mimpi aku yang salamnya tak akan terwujud,badan ku lemas
kepala ku juga pusing,mata ku sudah sedikit memburam dan …. Aku pingsan.
Perlahan aku mulai membuka mata
ku,dan ternyata,seluruh peristiwa yang aku alami kemaren malam bukanlah sebuah
mimpi,melainkan kenyataan,aku melihat ayah,ibu dan , heeii , itu bener bener
josua,ya Josua Pangaribuan,orang yang selama ini aku idolakan,dan ada Rena
serta temen satu kelasku yang lain,mereka semua meminta maaf tentang perbuatan
mereka selama ini pada ku.Ini benar benar kado ulang tahun yang paling istimewa.
Malam harinya ayah dan ibu
mengadakan pesta kecil kecilan di rumah ku,sejenak aku memejamkan mata ku “Aku tau tuhan tak tidur,aku tau semua
mimpiku akan jadi kenyataan,tinggal satu mimpi lagi yang harus ku kejar,apalagi
kalau bukan bertemu Nabila,Nabila tunggu aku suatu hari nanti aku akan menepati
janjiku,janji kita,kita akan bertemu suatu hari nanti,suatu saat
nanti,dimanapun dan kapanpun,aku yakin itu,karena nabila juga yakin,terimakasih
tuhan”
“MIMPI ITU ADA,JIKA KITA MELEWATI SEMUANYA
DENGAN IKHLAS,MIMPI ITU AKAN MENGHAMPIRI KITA SUATU HARI NANTI”


0 komentar:
Posting Komentar