RSS

Kisah Wanita Inggris yang Dipelihara monyet



      Kisah hidup Marina Chapman, seorang ibu rumah tangga asal Yorkshire, Inggris sungguh luar biasa, beberapa orang bahkan menganggap tak masuk di akal.
Di usia 4 tahun, Marina mengaku dibius, diculik dari rumahnya di Kolombia, lalu entah bagaimana berakhir di
hutan hujan tropis. Ia lalu dirawat dan dibesarkan di kawanan Monyet Capuchin. Belajar bertahan hidup, memanjat pohon, dan tidur di dahan.
Seperti halnya Tarzan, Marina merasa berutang budi pada keluarga monyet yang merawatnya, yang "lebih manusiawi" daripada orang-orang yang menculiknya.
Kisah Marina diawali suatu hari di tahun 1954. Kala itu ia sedang asyik bermain di kebun rumahnya di Kolombia. Tak menyadari ada bahaya mendekat. "Tiba-tiba aku melihat kilatan tangan hitam dan kain putih, menutup wajahku. Saat aku merasa syok dan terteror, aku mencium bau bahan kimia kuat," kata dia seperti dimuat Daily Mail (30/3/2013).  Lalu, ia tak sadarkan diri. "Kupikir aku bakal mati."
Saat tersadar, Marina mengaku mendengar suara mesin. Ia sadar berada di bagian belakang truk. Dan tak sendirian. "Aku mendengar suara tangis yang sesenggukan. Ada anak-anak lain di sana, yang ketakutan seperti aku," kata dia.
Tak sempat berbincang Marina kembali tak sadarkan diri. Lalu ia merasa bumi berguncang, ternyata ia berada di gendongan seseorang pria yang berlari. Pria yang lain ikut berlari di sebelah mereka.
Dua pria itu membawanya ke hutan dan meninggalkannya di sana. Seorang gadis kecil, tak berdaya, di tengah hutan, melewati malam pertama sendirian.
Marina terbangun dalam kondisi ketakutan dan luar biasa lapar, ia menangis, namun tak ada satupun yang datang. Ia pun lantas kembali tertidur, dan saat terbangun monyet-monyet telah mengerumuninya.
Hidup Sebagai Monyet
Para monyet, sekitar 30 ekor, mengelilinginya. Satu di antaranya menghampiri dan memukulnya hingga terguling.
Penampilan yang berbeda membuat para monyet menginspeksinya -- menarik-narik bajunya dan menjambak
rambutnya. Marina meronta-ronta. "Aku berteriak, lepaskan aku! berkali-kali. Tapi monyet-monyet itu baru berhenti setelah menginspeksiku."
Lalu, suara jeritan mengagetkannya, seekor monyet menjatuhkan pisang yang ia bawa. Pisang itu masih hijau, belum matang.  Para monyet berpesta pisang, Marina pun ikut bergabung. Saking laparnya.
Lantas ia memutuskan untuk menghabiskan malam ketiganya di hutan bersama monyet. "Berada di sekeliling mereka membuatku merasa aman. Saat malam tiba, suara mereka membuatku nyaman."
Namun, ada juga pengalaman mengerikan, seperti saat Marina melihat kawanan monyet berkelahi dengan penyusup. Ia makin merasa kesepian karena hari demi hari tak ada orang yang menyelamatkannya.
Untuk membunuh sepi, ia menirukan suara monyet. Untuk menyenangkan diri dan agar merasa nyaman mendengar suaranya sendiri. Tak disangka para monyet merespon suaranya.
Marina pun makin mirip monyet. Makin sering menggaruk badannya yang jadi tempat hidup banyak binatang kecil, termasuk kutu.
Suatu hari ia  merasakan sakit luar biasa di perutnya, hampir mati rasanya. Gara-garanya ia memakan buah asam. Di tengah perasaan tak karuan, muncullah kakek monyet, yang menggoyang badannya dengan lembut, mendorongnya, dan memintanya ikut.
Susah payah berjalan dan berkali-kali jatuh, Marina menyusuri sungai berbatu. Perjalanan itu berakhir di sebuah genangan. Si kakek monyet mendorong kepalanya di cekungan itu. Khawatir bakal ditenggelamkan, Marina melawan sejadi-jadinya. Namun, saat melihat wajah kera tua itu, ia terkesiap. Binatang itu nampak tenang, tak marah. "Aku lantas beranggapan mungkin ia ingin menyampaikan sesuatu," kata Marina.
Si kakek memintanya minum air berlumpur itu. Setelah minum dalam jumlah besar, Marina ambruk, terbatuk, dan memuntahkan banyak cairan asam dari lambungnya.
"Pengobatan" itu berhasil. Perlahan Marina berjalan ke kawananya. "Kakek monyet nampak puas dengan usahanya, berbalik, lalu kembali ke pohonnya," kata dia. Sejak itu, sikap si kakek berubah, dari acuh dan curiga, menjadi pelindung sekaligus temannya.
Lambat laun Marina berbaur dengan teman-temannya. Memberi mereka nama: Spot yang energik, Brownie yang lembut dan pengasih, Tip yang pemalu. Juga sahabatnya, Mia yang juga pemalu.
Setelah merasa diterima, ia belajar memanjat pohon. Otot-ototnya makin kuat. Saat sampai di sarang di puncak pohon untuk kali pertamanya, para monyet acuh saja. Merasa kehadiran Marina di teritori mereka sebagai hal wajar.
Marina kecil masih kerap menangis sedih, terutama di malam hari, namun kebersamaannya dengan keluarga barunya membuatnya lambat laun melupakan kesedihannya.
Bertemu Manusia
Makin besar kemampuannya, makin kuat daya jelajah Marina. Hingga suatu hari ia menemukan sekelompok gubuk. Memberanikan diri mendekat, ia bertemu dengan seorang ibu dan anaknya yang baru lahir.
"Perasaanku bergejolak melihatnya, merasakan perasaan yang dibutuhkan semua manusia: untuk dicintai. Namun saat melihat ke mataku, hanya ada ketakutan di wajah perempuan itu."
Perempuan itu lalu berteriak, membuat seorang pria berlari dari gubuk dan menangkap Marina. Pria itu lalu memaksa membuka mulutnya untuk memeriksa gigi-giginya. Tak ada yang runcing. Lalu melepasnya.
"Aku mencoba memohon padanya, minta makanan dan tempat tinggal, namun suara dan tindakanku lebih mirip monyet daripada manusia. Tanpa ragu, ia meninggalkan aku. Lalu, aku kembali ke hutan dengan perasaan terluka," kata Marina.
Hari itu, ia mendapat pelajaran berharga. Keluarga bisa ditemukan di mana saja, di mana kita merasa dicintai dan diperhatikan. Saat itu, ia menepis keinginannya untuk kembali ke kehidupan manusia. "Monyet, bukan manusia, adalah keluarga saya."
Kembali ke Peradaban
Kehidupan Marina yang mirip Tarzan berakhir setelah keberadaannya diketahui sejumlah pemburu.Pemburu itu itu menukarnya dengan seekor burung beo di tempat prostitusi, melarikan diri sebelum melayani lelaki hidung belang pertamanya, menjadi pemimpin geng anak-anak, dan berakhir di Bradford, Inggris.
Ia lalu diadopsi sebuah keluarga di Bradford, belajar menjadi koki, bekerja di National Media Museum, banting setir dengan berkarir membantu anak-anak bermasalah setelah menikah dengan ahli bakteri di tahun 1970-an. Kini Marina hidup tenang di Inggris dengan suami dan anak-anaknya. Kisah hidupnya yang dulu tersembunyi saat ini diketahui dunia. (Ein)

Malam ini Tak Sama


Malam ini tak sama
Malam ini berbeda
Tak seperti dulu yang slalu berwarna
Tanpamu malam ini menyedihkan
Hanya malam yang gelap
          Hanya malam yang sepi
          Tak berarti seperti dulu
Ku sendiri di iringi tetes hujan
Dingin ini semakin terasa di tubuhku
          Masih teringat jelas di fikiranku
          Canda tawa kita yang slalu terdengar
          Namun kini hanya tetesan air mata yang tercipta
Malam ini berbeda
Hidup ini seakan tak berarti
Tak ada kamu yang slalu bersamaku
          Ku ingin malam itu terulang kembali
          Walau hanya sedetik berlalu
          Namun waktu itu sangat berarti
Seluruh tetesan air mata ini tiada guna
Takkan membuat mu kembali ke alam nyata
Takkan membuat kita bersama kembali
          Namun,
          Tuhan tak tidur

          Tuhan slalu mendengar do’a ku
          Yang slalu terucap untukmu
          Yang slalu berharap bertemu kamu
          Walau di alam yang berbeda
Ingin ku coba untuk melupakanmu
Namun apa daya ku tak bisa
Seluruh perjalanan tlah kita lalui bersama
          Ingin ku menyalahkan Tuhan
          Karena tlah mengambil kamu dari ku
          Tapi aku mengerti
          Bahwa itu yang terbaik
Malam ini tak sama
Hanya sebuah puisi tak berguna
Yang dapat mengartikan
Rasa penyesalan ku pada mu
          Kata demi kata ku rangkai untukmu
          Agar kamu tau
          Kamu takkan bisa di gantikan oleh siapa pun dan kapan pun



Unfriend you-Greyson Chance

I really thought you were the one
It was over before it begun
It's so hard for me to walk away
But I know I can't stay

You're beautiful and crazy too
Baby, that's why I fell into you
Even though you would pretend to be
You were never with me

So it's over, yeah we're through, so I'mma unfriend you
You're the best I ever knew, so I will unfriend you
'Cause I should have known, right from the start
I'm deleting you right from my heart
Now it's over, my last move is to unfriend you

I thought in time that you could change
Time and love would heal the pain
I didn't want this day to come
Now all I feel is numb

So it's over, yeah we're through, so I'mma unfriend you
You're the best I ever knew, so I will unfriend you
'Cause I should have known, right from the start
I'm deleting you right from my heart
Now it's over, my last move is to unfriend you

You come on to anybody
Everybody all the time
You give up to anybody
What I thought was only mine

So it's over, yeah we're through, so I'mma unfriend you
You're the best I ever knew, so I will unfriend you
'Cause I should have known, right from the start
That you didn't have a human heart
Now it's over, my last move is to unfriend you

So I'mma unfriend you
So I'mma unfriend you

Antara Dunia Nyata dan Dunia Mimpi


Malam yang sunyi senyap dan hening. Berbaring ditempat tidur. ”Bosan”. Kataku. (Menatap handphone). Kuambil handphoneku dan ku putar lagu. ”Galau”. Kataku dalam hati. ”Apa ini? Perasaan tidak enak”. Pikirku. Aku gelisah, serasa tak seperti biasanya. Waktu berlalu. Jarum jam tertuju pada angka 9 malam. Inilah saatku tidur. Mataku mulai terpejam.
“Dimana aku?”. Aku terbawa dalam dunia mimpi. Tak menyangka dan apa yang akan terjadi. Aku tahu sebelumnya aku punya masalalu. Tak ada yang tahu masalaluku. Sakit rasanya. Mungkin hanya tuhan, aku, dan dia yang tahu.

“DIA”. Dia adalah Pacarku. Aku menyayanginya, aku paham dan mengerti dia.
“Mungkin”. Mungkin hanya dialah pacar terbaikku. Tapi aku tak mengerti apa maksud tuhan. Kenapa aku dipertemukan dengannya tapi kemudian harus dipisahkan. Kenapa kami tak pernah akur dan selalu bertengkar? Inginku hanya dia yang ada dipikiranku cuma dia, tapi yasudahlah.
Seseorang pernah berkata padaku.” Jangan pikirkan masalalu yang takkan terulang kembali tapi pikirkanlah planning untuk masa depan dan lihatlah apa yang terjadi sekarang bukan yang lalu”. Kata-kata itu membuatku tegar dan percaya diri.

Telefon Misterius


Aku berjalan menapaki lorong gang yang gelap tanpa cahaya. Rintik hujan masih berjatuhan menemani langkahku yang semakin melemah. Dingin. Sepi. Dan pengap. Sampah menggunung di kanan dan kiri jalan ini. Aroma busuk menyengat hidungku dan sukses membuatku mual hendak muntah. Ku percepat langkah. Sejurus kemudian aku pun keluar dari gang menjijikan di kota ini. Kulirik arloji. 23:12 Wib. Rupanya sudah larut malam dan suasana di jalan ini pun entah mengapa tidak seperti biasanya, sepi dan lengang. Hanya ada beberapa kendaraan yang melintas membuat suasana jalan sedikit tidak menakutkan. Rintik hujan yang manja semakin menderu bumi. Angin malam serasa membuat tulangku membeku. Aku kedingingan. Hampir dua puluh menit aku menunggu Taxi di trotoar ini, namun belum juga menunjukkan hasil. Mengurangi waktu, aku pun memutuskan untuk berjalan beberapa langkah dan berharap ada Taxi di depan sana. Ya, semoga saja.
Deng…ting…ting…deng…ting..ting. Terdengar nada satu pesan menderit dari ponsel di tasku. Ku buka reseleting tas, ku keluarkan HP dan ku baca pesan itu.
“ Kamu dimana, sayang…?” Pengirim Ferdi. Aku tidak membalas, hanya memasukkan HP itu kembali ke dalam selimutnya. Selang beberapa saat kembali terdengar HP ku menderit. Masih pesan dari Ferdi. Entah mengapa, air mata ini jatuh dengan sendirinya. Tidak mungkin lagi aku menghubunginya. Sama saja aku akan menyakiti perasaan sahabatku nanti, Maya. Biarlah aku yang mengalah, asal Ferdi bahagia. Lagi pula, Maya memang lebih pantas untuknya. Tuhan, aku tidak bisa melihat sahabatku hatinya terluka, aku ingin membahagiakan dia di saat ia sedang mengalami kepedihan karena kehilangan kedua orang tuannya. Maya, aku merelakan Ferdi untukmu. Semoga kalian bahagia.

Tak Ada yang Abadi


Hari ini tak ada lagi puisi yang ku tulis untukmu

Hari ini tak ada kata-kata indah yang ku tulis untukmu
Semua terdiam dan membisu
Hanya tetesan air mata di pipimu
Sahabat ...
Hapuslah air matamu , ku tak mampu melihat semua itu
Padamu ku ucapkan sejuta terimakasih
Kau tinggalkan kenangan yang takkan terhapuskan
Kau lah pelipur hati disaat lara
Sahabat.disaat suka maupun duka
Sejuta kenangan indah kala canda tawa kita
Bersama kita lewati semua
Sahabat ...
Waktu telah mengantarkan kita
Pada satu titik pemahaman
Bahwa di dunia ini tak ada yang abadi
Kini saatnya kita harus berjalan sendiri
Melangkah bersama takdir yang telah di gariskan
Dalam ruang dan waktu yang berbeda
Ketika kebersamaan menjadi langka
Ketika canda tawa begitu berharga
Sahabat ...
Semoga waktu takkan membuat kita lupa
Bahwa kita pernah ada
Bahwa kita pernah punya cerita
Walau perpisahan ini menyisakan luka 
Tapi yakinlah bahwa kau takkan pernah tergantikan
Sahabat ...
Abadilah tercipta lebih dari cinta

 

Gokil


  • SELAMAT , sekarang handphone anda sudah dilengkapi dengan puzzle game. Caranya mudah, yaitu lempar handphone anda ke dinding dengan keras, lalu susun kembali dan seterusnya… -SELAMAT BERMAIN-
  •  Sejak mengenalmu aku susah melupakanmu… tiap malam kau hadir dalam mimpi-mimpiku dan membuatku mengigau… SETAN…. SETAN…
  • 1. Cintamu sepanjang “TEMBOK RAKSASA CHINA”
    2. Tinggimu setinggi “MENARA EIFFEL”
    3. Rumahmu setara “TAJ MAHAL”
    4. Kekuatanmu sekuat “CANDI BOROBUDUR”
    5. Kesucianmu sesuci “KA’BAH”
    6. Ketangguhanmu setangguh “COLOSEUM ROMA”
    7. Namun otakmu semiring “MENARA PISA”
  •  Burung di langit jatohin kotoran ke muka gue, tapi gue gak marah, malah bersyukur. Untung gak ada kebo terbang.
  •  SELAMAT, Anda memenangkan undian berhadiah berupa VW Kodok terbaru. Segera kirimkan biodata beserta foto terbaru anda untuk dicocokkan dengan KODOKNYA.
  •  Sembahyanglah sebelum disembahyangi,
    tertawalah sebelum ditertawai,
    dan kentutlah sebelum dikentuti.
  •  Engkau sungguh dinamis, rambutmu kayak selebritis, sifatmu romantis, gayamu erotis, pakaianmu necis, tapi sayang wajahmu kayak TELETUBBIES.
  • 1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    “Wah.. pandai juga ya kamu…, besok kita belajar ABC yaaa…”
  •  Air mata karena sahabat suatu pengorbanan,
    Air mata karena ibu bapak suatu penghormatan,
    Air mata karena kekasih suatu penyesalan,
    Air mata karena Allah 1 keberkatan.
  •  *PROKLAMASI*
    kami bangsa jomblo2 lucu dgn ini menyatakan kemerdekaan mencintai. Hal2 yg mengenai ditolak, kecewa and sakit hati, ditanggapi dgn cuek2 aja n mencari target baru dalam tempo yg sesingkat-singkatnya…….
  • Susah tidur ??
    hub. Kami !!!!
    kami melayani:
    - Peti mati segala ukuran
    - Tersedia paket kain kafan + karangan bunga.
    ketik: PESAN spasi BARANG,
    kirim ke: Tukang gali Kubur…
    ANDA TEWAS “KAMI PUAS”

Cara Membaca Pikiran Orang



Teman-teman pun bisa coba praktekin ini pada temen anda, saudara kembar (kalau ada), adik/kakak. Kalau saudara ga ada, mending temen deket atau temen yang mempunyai kesamaan sifat/hobi, intinya semua orang juga boleh deh, tp cari dulu yg sesuai kriteria diatas, kalau ga ada baru siapa aja boleh teman-teman ajak sebagai kelinci percobaan agan.

Gini cara mainnya, teman-teman lakukan petunjuk prakteknya seperti ini:
1. Rileks dulu guys..

2. Suruh temen anda milih angka, rangenya kecil dulu aja, suruh milih angka dari 1 sampai 5 (1,2,3,4,5), disuruh milih dalam hati aja gan,jangan disebutin.

3. Menyamakan cara berfikir antara anda dengan temen anda. Caranya anda mengajak wawancara teman anda dulu (sebagai formalitas saja), tirukan dialog dibawah ini : (A=Anda; T=Teman Anda)

A: Siapa Nama Lengkapmu ?
T: Muhammad Taufiq (misalnya namanya itu, yg jelas nanti Teman Agan harus menjawab sejujur-jujurnya)

(walaupun

teman-teman udah kenal dia sebelumnya, formalitas ini penting. Sesaat setelah Teman anda menyebut namanya. Anda anggap bahwa Anda bernama Muhammad Taufiq (nama temen anda pokoknya)

A: Dimana Alamat tinggalmu ?
T: Di perumahan Sumber belakang stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah

(Anda langsung anggap bahwa rumah Anda adalah di perumahan Sumber belakang stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, rasakan lingkungannya.. imajinasikan anda kalau pulang sekolah pulangnya ke rumah di perumahan sumber tsb)

A: Dimana Sekolahmu ?
T: SMA 4 Surakarta

(Anda harus anggap bahwa anda bersekolah disitu (SMA 4 Surakarta), bayangkan seragamnya seperti apa, bayangkan agan harus bangun pagi berangkat sekolah ke arah SMA 4 Surakarta.)

A: Siapa nama Bapakmu ?
T: Bejo

(Agan resapi bahwa nama bapak Anda adalah Bejo)

A: Apa warna kesukaanmu ?
T: Merah

(Anda bayangkan agan suka warna merah, suka hal-hal/atribut yang berwarna merah, dll)
Intinya, anda harus menganggap diri anda adalah diri teman anda! Resapi dan Imajinasikan !!

4. Merenung sejenak, resapi bahwa anda punya kepribadian seperti kepribadian teman anda, misalnya teman anda suka main PS dan pemalas,maka anda harus menganggap bahwa anda adalah seorang pemalas yang suka main PS. (teman-teman boleh ambil kepribadian apapun yang nampak pada diri teman anda)

5. Rileks lagi ! Sampai anda yakin bahwa cara berfikir, cara pandang, identitas, dan kondisi anda sudah sama dengan teman anda, dan anda berperan sebagai teman tadi.

6. Terakhir. beri aba-aba dan Suruh teman anda teriakkan angka yang dipilih tadi di dalam hatinya! (ingat, teriak dalam hati,jangan diucapkan!)

7. Plong ! saat itu juga dihati anda akan ada sebuah angka yang muncul dengan sendirinya. sebutkan langsung.

8. Dan Wow, teman anda pasti akan terkejut dan terheran-heran, karena angka yang anda sebutkan adalah angka yang dipilih dan diteriakkan dalam hati teman anda tadi.

NB: Teman-teman harus rileks, ketika anda menyuruh teman meneriakkan angka didalam hatinya, anda tidak boleh membayangkan: angka berapa ya yang harus kupilih. Intinya hati anda tidak boleh terkontaminasi oleh angka-angka, karena angkanya nanti muncul sendiri. Teman-teman boleh melototin lukisan dinding, biar pikiran anda jauh dari angka-angka. Jangan takut salah, kalau anda takut salah sebut angka,maka anda akan ragu-ragu dan akan banyak pilihan angka lainnya, yang jelas fokuskan pikiran anda ke hal lain, lalu angka yang diteriakin di dalam hati temen anda AKAN MUNCUL DENGAN SENDIRINYA dihati teman-teman.

LAKUKAN SEMUA ITU DENGAN SPONTAN, JANGAN RAGU-RAGU!

Josua Pangaribuan

 Josua w/ Ardhy
Josua

Jos

Josua

Josua Pangaribuan

 Josua w/ iqbaal

 Josua w/ Sandrina

amazing

with sandrina

Naufal Muzakki Azhar

Fal


Naufal

with father

 naufal w/ iqbaal

Wow

Kecee

Keren

Smile

 naufal w/ mother

Naufal :)

Nopal

Keren

naufal w/ sister

Mantaap

naufal w/ kak alexa

Note To God

Note To God-Charice

If I wrote a note to God
I would speak what's in my soul
I'd ask for all the hate to be swept away
For love to overflow
If I wrote a note to God
I'd pour my heart out on each page
I'd ask for war to end and for peace to mend this world
I'd say, I'd say
I'd say give us the strength to make it through
Help us find love 'cause love is overdue
And it seems like so much is going wrong
On this road we're on
If I wrote a note to God
I'd say please help us find a way
End all the bitterness, put some tenderness in our hearts
I'd say, I'd say
I'd say give us the strength to make it through
Help us find love 'cause love is overdue
And it looks like we haven't got a clue
Need some help from you
Grant us the faith to carry on
Give us hope when it seems all hope is gone
'Cause it seems like so much is going wrong
On this road we're on
No, no
We can't do it on our own!
So, so
Give us the strength to make it through
Help us find love 'cause love is overdue
And it looks like we haven't got a clue
Need some help from you
Grant us the faith to carry on
Give us hope when it seems all hope is gone
'Cause it seems like so much is going wrong
On this road we're on
No, no
We can't do it on our own!
So, so
If I wrote a note to God

Orang utan

Cerpen Lucu-Orang Utan

Pada suatu hari semua orang hutan berkumpul mengadakan rapat,membahas tentang semua suku yang ada di indonesia. Ketika Raja orang hutan bertanya
“Hai kalian semua ….. kita akan bangun sebuah kota di hutan ini, masing-masing harus mendaftar sebagai suku yg ada di Idonesia,”
“iya….iya….iyaaaaa.” jawab semua
“kamu jadi suku batak,”
“saya siap,”
“kamu jadi suku sunda ,”
“saya siap,”
“kamu jadi suku madura ,”
“saya siap,”
“kamu jadi suku dayak,”
“saya siap ,”
Ketika yang terakhir di tanya,
“Hai … kamu jadi suku jawa…..!”
Dengan muka masam yg terakhir menjawab,
“saya tidak mau jadi suku jawa”
Dengan tegasnya dan sambil marah-marah…!
“Apa alasan kamu kok nggak mau jadi suku jawa …?”
dia pun menjawab … dengan tegasnya …
“kalau saya jadi suku jawa saya pasti DITRANSMIGRASIKAN LAGI KE HUTAN !!!”

Suami Nyasar

Cerpen Lucu-Suami Nyasar


Sang suami pulang dengan hati senang. Begitu sampai dirumah ternyata si kucing sudah pulang duluan dan lagi asik nangkring diatas pagar.
Dengan marahnya si kucing dimasukkan kembali ke mobil. Setelah kira2 20 km dibawa keliling2 kucing itu dibua
ng ke jalan dan si suami pulang dengan hati lega.
Eeeeh,begitu sampai dirumah si kucing ternyata sudah duluan pulang dan sedang tidur2an di ruang tamu.
Kali ini sang suami benar2 habis kesabarannya.Si kucing dimasukan lagi ke dalam mobil lalu di bawa keluar masuk tol, keluar masuk gang kecil,belok kanan kiri,belok kiri kanan,masuk tol lagi,masuk gang lagi dan akhirnya dibuang kejalan.....
3 jam kemudian si suami nelpon istrinya.....
Suami : yank kamu dimana? Dirumah? kucing mu ada dirumah gak?
Istri : ada tuh lagi di teras.
Suami :cepet telponnya kasih ke dia !! aku nyasar nih. . . ! !

Doa Untuk Ibu

Doa Untuk Ibu

Aku tak tau apa yang harus kuLakukan tanpa dia
Dia yang seLaLu mengerti aku
Dia yang tak pernah Letih menasehatiku
Dia yang seLaLu menemani

DiaLah Ibu
Orang yang seLaLu menjagaku
Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini
Tanpa.nya aku bukanlah apa-apa

Aku hanya seorang manusia Lemah
Yang membutuhkan kekuatan
Kekuatan cinta kasih dari ibu
Kekuatan yang Lebih dari apapun

Engkau sangat berharga bagiku
WaLaupun engkau seLaLu memarahiku
Aku tau
Itu bentuk perhatian dari mu
Itu menandakan kau peduLi denganku

Ya Allah,,
BerikanLah kesehatan pada ibuku
PanjangkanLah umur.nya
Aku ingin membahagiakan.nya
SebeLum aku atau dia tiada

Terimakasih Ibu
Atas apa yang teLah kau berikan padaku
Aku akan seLaLu menyanyangimu

Jasa Tak Terlupakan


JASA TAK TERLUPAKAN

Ibu...
kau membingbingku selama satu tahun
kau begitu baik padakuwaluapun aku sukamarah-marah

Ibu....
kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
ibu...
kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopan

Ibu...
kalau aku membuat salah tolong maafkan aku
karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek

Ibu...
kalau aku lagi sedih kau menghibur aku
kalau aku lagi kesal kau menghiburku

Ibu...
terimakasih atas jasa-jasamu jika aku
masih sempat bertemu dengan ibu
aku sangat ingin memeluk ibu

Selamat Jalan Ibu


Cerpen-Selamat Jalan Ibu

Aku terduduk lemas diruang tunggu Rumah Sakit, saat mendengar kabar kalau Ibuku dimasukkan ke ruang UGD.

Berjuta perasaan buruk seolah merasuki hati dan fikiranku ketika seorang suster menutup pintu ruangan tersebut. Didalam penantianku, hanya permohonan dan doa yang bisa kupanjatkan kepada Allah SWT untuk kesembuhan dirinya.

“Ya Allah sembuhkanlah dia, angkatlah semua penyakitnya Ya Allah...” Begitulah kiranya doa yang kupanjatkan untukNya.

Cerpen - Sekali Sahabat, Tetap Sahabat

Hari ini, seperti biasa aku pergi ke sekolah bersama Dewi, sahabat baruku. Ya, sejak beberapa tahun belakangan ini aku dan dia mulai dekat. Walaupun dulu aku dan dia adalah musuh, tapi entah mengapa Dewi tiba-tiba berubah baik kepadaku. Sedangkan sahabatku, Salsa yang dulunya sangat dekat padaku menjauh dariku tepat pada saat Dewi berubah. Aneh bukan? Tapi entahlah, aku tidak ambil pusing, mungkin saja itu hanya sebuah kebetulan. tapi, sebenarnya dalam hatiku sangat sedih. Aku rindu bermain dengan Salsa, bercanda tawa dengannya, bercerita padanya. Aku ingin sekali katakan padanya bahwa aku sangat sayang padanya. Tapi itu tidak mungkin, karena setiap kali aku mencoba untuk berbicara dengannya, dia menjauhiku. Seolah-olah aku adalah musuhnya. Aku tidak mengerti, sangat tidak mengerti.

Sahabatku



Sahabatku

Betapa enak menjadi orang kaya. Semua serba ada. Segala keinginan terpenuhi. Karena semua tersedia. Seperti Iwan. Ia anak konglomerat. Berangkat dan pulang sekolah selalu diantar mobil mewah dengan supir pribadi.

Meskipun demikian ia tidaklah sombong. Juga sikap orang tuanya. Mereka sangat ramah. Mereka tidak pilih-pilih dalam soal bergaul. Seperti pada kawan kawan Iwan yang datang ke rumahnya. Mereka menyambut seolah keluarga. Sehingga kawan-kawan banyak yang betah kalau main di rumah Iwan.